Komponen Dasar Elektronika – Transistor


Transistor adalah komponen elektronika yang tersusun dari dari bahan semi konduktor yang memiliki 3 kaki yaitu: basis (B), kolektor (C) dan emitor (E). Berdasarkan susunan semikonduktor yang membentuknya, transistor dibedakan menjadi dua tipe, yaitu transistor PNP dan transistor NPN. Untuk membadakan transistor PNP dan NPN dapat dari arah panah pada kaki emitornya. Pada transistor PNP anak panah mengarah ke dalam dan pada transistor NPN arah panahnya mengarah ke luar.

Simbol Transistor :

Simbol Transistor

Simbol Transistor


Bentuk Fisik Transistor :

Bentuk Fisik Transistor

Bentuk Fisik Transistor

Fungsi Transistor :

  1. Penguat Tegangan
  2. Penguat Arus
  3. Penguat Daya
  4. Saklar
  5. Sensor Suhu
  6. Regulator tegangan
  7. Osilator / Pembangkit sinyal
  8. Modulator Sinyal

Mengenal tipe transistor buatan jepang:

  1. Tipe 2SA… dan 2SC… biasanya digunakan pada frekuensi tinggi
    Contoh : 2SA564 dan 2SC838
  2. Tipe 2SB… dan 2SD… biasanya digunakan pada frekuensi rendah
    Contoh : 2SB507 dan 2SD313

Hal-hal penting mengenai transistor :

  1. Transistor yang mempunya fisik lebih besar biasanya mampu bekerja pada daya yang lebih besar
  2. Pada tipe-tipe transistor dikenal adanya persamaan karakteristik, jadi jika sulit mendapatkan sebuah transistor cobalah mencari persamaannya
  3. Urutan kaki transistor antara tipe satu dengan yang lain  tidak selalu sema.
  4. Untuk pemakaian dengan daya yang tinggi sebaiknya tambahkan pendingin pada bodi transistor.
  5. Panas yang berlebih pada transistor dapat berakibat kerusakan transistor.
  6. Pada transistor dikenal istilah HFE, yaitumenunjukkan besarnya penguatan arus dari transistor tersebut
  7. Tegangan antara basis (B) dan emitor (E) besarnya selalu tetap, yaitu berkisar antara 0.6Volt untuk jenis transistor dari bahan silikon.
  8. Untuk bisa bekerja, sebuah transistor memerlukan bias sekitar 0.6Volt untuk jenis silikon. Pada transistor PNP basis harus lebih negatif 0.6Volt dan pada transistor NPN basis harus lebih positif 0.6Volt.

Silahkan download artikel ini dalam format PDF disini

Advertisements

3 Responses to Komponen Dasar Elektronika – Transistor

  1. Pingback: Mengenal Komputer dan Sejarah Perkembangannya « Abi Sabrina

  2. puput says:

    kurang lengkap

  3. anti says:

    klo bsa lbih lengkp lgi………..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: