Sejarah Linux dan Opensource – Bagian 1 dari 3


Linux kini adalah salah satu sistem operasi terkemuka didunia. Linux bisa berkembang dengan begitu pesat dikarenakan sifatnya yang gratis dan opensource. Opensource artinya skrip kode program dari sebuah perangkat lunak bisa dilihat dipelajari dan dikembangkan secara bebas.

1. Lahirnya Linux sistem operasi gratis

Dimulai pada september 1991, Seorang mahasiswa Universitas Helsinki di Finlandia yang bernama Linus Benedict Thorvalds mempublikasikan kode linux pertama melalui FTP server ftp.funet.fi. Semula Linus berencana menamakan proyek ini dengan nama freax, yang merupakan kombinasi dari free, freak dan x, yang berarti sistem unix-like.

Linus Torvalds

Linus Torvalds

Adalah Ari Lemmke seorang administrator sistem jaringan yang menyarakan Linus untuk meng-upload karyanya ke jaringan. Ari Lemmke tidak senang dengan penggunana nama freax dan mengganti nama direktori tersebut dengan nama Linux.

Lahirnya Linux kemudian didukung oleh Richard Stallman (pendiri proyek GNU dan yayasan Free Software) yang mengekspresikan ketertarikannya untuk mendistribusikan sistem GNU dengan kernel Linux. Dan tak ketinggalan juga pengembangan sistem GUI toolkit Qt oleh Haavard Nord dan Eirik Chambe-Eng yang juga turut mendukung perkembangan linux dan dunia opensource. Selanjutnya Qt berkembang menjadi salah satu GUI toolkit yang dominan di dunia Linux, di mana digunakan oleh KDE dan proyek lainnya.

Tux - Logo Linux

Tux – Logo Linux

Logo Linux berwujud pinguin dan disebut dengan Tux. Pemilihan pinguin ini bermula saat Linus kecelakaan oleh seekor pinguin dan mengalami demam. Dengan pinguin ini Linus berharap penguna akan mengalami demam Linux setelah mengenalnya dan akan terus demam untuk mengembangkannya.

2. Distribusi Linux Pertama

Pada Februari 1992, sebuah proyek dengan nama MCC Interim Linux dirilis oleh Owen Le Blanc dari Manchester Computing Centre (MCC) University of Manchaster, Inggris. Proyek ini kemudian dikenal sebagai distrbusi Linux pertama yang mampu diinstal secara independen di komputer. Kernel yang digunakan aadalah Linux versi 0.12. Bagi anda yang tertarik dengan distribusi ini, maasih bisa men-download-nya di ftp:/ftp.mcc.ac.uk/pub/linx/mcc-interim/. Sebelumnya juga telah ada usaha distribusi Linux menggunakan kumpulan floopy boot-root milik H J Lu. Setelah proyek ini dirilis, beberapa dstribusi lain mulai dikembangkan.

Linux Slackware

Linux Slackware

Salah satunya adalah Softlanding Linux System (SLS) yang dirilis oleh Peter MacDonald pada september 1992. SLS merupakan distribusi pertama yang menawarkan Linux kaya fitur, yang datang bersama dukungan TCP/IP dan X Window System, selain kernel dan utiliti dasar. Distribusi ini kemudian menjadi begitu popular dan mendominasi pasar, sampai akhirnya developernya memutuskan untuk mengganti format executable dari a. out ke ELF, yang rupanya tidak diterima dengan baik oleh pengguna saat itu. Arsip SLS sendiri bisa didapatkan di http:/www.ibiblio.org/pub/historic-linux/distributions/sls.

Linux Ubuntu Debian

Para pengguna awal SLS yang nantinya menjadi para tokoh kunci di dunia distribusi Linux diantara nya termasuk Patrick Volkerding dan Ian Murdock. Pat kemudian melakukan tweaking dan cleanup dan kemudian melahirkan Slackware. Ian kemudian mengembangkan Debian. Distribusi Linux kemudian lebih dikenal dengan istilah Distro yaitu berasal dari kata Distribution.

Di tahun ini, sebuah perusahaan dengan nama Software und System Entwicklung GmbH (SuSE) didirikan di Nuremberg, Jerman. Awalnya, perusahaan ini mendistribusikan versi Jerman dari SLS. Nantinya, seperti kita ketahui bersama, SUSE yang dibeli Novell adalah salah satu pemain utama di dunia Linux.

Pada Juli 1993, Patrick Volkerding merilis versi 1.0 dari distribusi linux Slackware. Distribusi ini berbasiskan pada SLS. Dan Kemudian pada bulan Agustus 1993, Ian Murdock secara resmi mendirikan proyek Debian. Nama Debian adalah singkatan dari Debra (istri Ian) dan Ian. Debian 0.01 sampai Debian 0.90 dirilis antara Agustus dan Desember 1993.

Slackware dan Debian adalah ditribusi linux tertua yang saat ini masih dikembangkan dan melahirkan turunan distribusi linux yang lain. Beberapa turunan Slackware antara lain Vektor Linux, Zenwalk dan SLAX. Dan turunan Debian salah satunya adalah Ubuntu.

3. Perkembangan Distribusi Linux Modern

Pada maret 1994 di rilis Linux 1.0 dengan kuran source kernel saat itu mencapai 1,016,601 byte. Ini sekaligus menandai momentum pengembangan Linux yang lebih serius yang mengarah kepada sebuah sistem yang lebih kompleks dan lebih modern. Sejarah ini ditandai dengan perkembangan distro linux SuSE dan Red Hat.

Linux SuSE

Linux SuSE

Pada April 1994 versi 1.0 dari SuSE Linux dirilis. Distribusi tersebut berbasiskan pada SLS. Dan pada juli 1994, Marc Ewing kali pertama mem-preview Red Hat Linux. Versi 0.9 dari Red Hat Liunx dirilis pada 31 oktober. Saat ini perusahaan Red Hat, Inc merupakan salah satu perusahaan terbesar di dunia Linux. Pada tahunn 2007, pendapatan perusahaan ini tercatat lebih dari US$400 juta, dengan jumlah karyawan sebanyak lebih kurang 2200.

Linux Red Hat

Linux Red Hat

Red Hat selanjutnya dibeli oleh Bob Young pada tahun 1995. Bob Young adalah yang mendirikan ACC Corporation pada tahun 1993 yang menjual aksesoris software Linux dan Unix. ACC Corporation lalu merger dengan Red Hat dan menjadi Red Hat Software. Pada Mei 1995 Red Hat Linux 1.0 diluncurkan. Ini merupakan rilis pertama Red Hat setelah pembelian oleh Bob Young. Kernel yang digunakan adalah Linux 1.2.8.

One Response to Sejarah Linux dan Opensource – Bagian 1 dari 3

  1. Pingback: Mengapa android perlu di root ? | Abi Sabrina

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: