Sejarah Linux dan Opensource – Bagian 2 dari 3


4. Desktop Environment KDE dan GNOME

Pada juni 1996 dirilis Kernel 2.0 dengan source berukuran 4,718,270. Kernel ini dirilis setelah melalui 14 tahapan pre-re-lease (2.0-pre1 sampai 2.0-pre14). Hal ini turut mendukung pengembangan linux menjadi lebih baik lagi.

Salah satunya adalah proyek desktop environment KDE yang diumumkan pada oktober 1996. KDE dibangun oleh Matthias Ettrich. Awalnya, huruf K pada KDE disarankan sebagai Kool, namun pada akhirnya, hanya K saja jadi KDE adalah K Desktop Environment.

KDE Desktop

KDE Desktop

Satu hal yang menarik adalah, Matthias Ettrich memutuskan untuk menggunakan GUI toolkit Qt, yang pada saat itu,belum menggunakan lisensi yang kompatibel dengan free software. Hal ini cukup membingungkan pada developer di dunia free sotftware, dimana toolkit non-free digunakan untuk membangun desktop environment free.

Pada tahun 1997, hacker terkenal Miguel de Icaza memulai proyek GNOME. GNOME adalah singkatan dari GNU Network Object Model Environment. GNOME desktop saat ini menjadi desktop default pada berbagai distribusi Linux popular, di antaranya Ubuntu.

GNOME Desktop

GNOME Desktop

Selain GNOME, Miguel bekerja di antaranya pada proyek Midnight Commander (file manager), Gnumeric (spreadsheet) dan Mono (versi open source dari Microsoft NET untuk sistem UNIX).

5. Mozilla Foundation

Proyek opensource Mozilla lahir dari perusahaan jerman bernama Netscape Communication Corporation. Lahirnya Mozilla marupakan kemajuan yang sangat berarti dalam dunia opensource. Pada tahun 1998, Netscape merilis sebagian besar source code Netscape Communicator di bawah lisensi Netscape Public License. Apa yang dilakukan oleh Netscape ini membuahkan hasil yang sangat bagus, sampai hari ini.

Mozilla Foundation

Mozilla Foundation

Mozilla identik dengan software gratis atau open source project yang dibuat ketika membuat Internet suite generasi berikutnya untuk Netscape. Mozilla Organization dibangun pada tahun 1998 untuk membuat Internet suite baru, dan kemudian menjadi Mozilla Foundation. Lalu Mozilla Foundation yang akan membuat dan me-maintain browser Mozilla Firefox dan aplikasi email Mozilla Thunderbird. Trademark Mozilla telah diresmikan oleh Mozilla Foundation pada tahun 2006.

Pada Agustus 2005, Mozilla Foundation mengumumkan akan membuat Mozilla Corporation, yang menjadi perusahaan profit Mozilla Foundation, yang kemudian berfokus untuk meluncurkan Firefox ke user. Software Mozilla seperti Firefox, Thunderbird, SeaMonkey, Bugzilla, Camino, Sunbird, Minimo, Flock, Songbird.

6. The GIMP

GIMP adalah program pengolah gambar populer didunia Linux dan bahkan Windows, sebagai alternatif pengganti dari pengolah gambar proprietary Photoshop. GIMP adalah singkatan dari The GNU Image Manipulation Program. Versi pertama GIMP dibuat oleh Peter Mattis dan Spencer Kimball.

The GIMP

The GIMP

Tahun 1996 adalah tahun dimulainya proyek GTK+, sebuah toolkit yang nantinya dipakai untuk aplikasi grafis GIMP.Seperti kita ketahui bersama, saat ini, GTK+ adalah salah satu GUI toolkit yang paling banyak digunakan didunia Linux dan Unix. Berbagai proyek popular termasuk GNOME dibangun dengan toolkit ini. Pada bulan april 1997, toolkit GTK+ telah mencapai versi stabil 1.0. Rilis ini segera diikuti leh rilis GIMP 1.0 di bulan juni 1997.

7. Mandrake Linux atau Mandriva Linux

Mandrake Linux adalah Linux buatan Mandrakesoft atau yang sekarang bernama Mandriva. Mandrake Linux pertama kali dirilis berbasis Redhat Linux (versi 5.1) dan KDE (versi 1.0) pada 23 Juli 1998. Mandrake Linux bisa dikatakan sebagai versi KDE dari Red Hat. Proyek Mandrake Linux dimulai oleh Gael Duval pada tahun 1998. Dari awal hingga versi 8.0, Mandrake menamai produk utamanya dengan Linux Mandrake. Sedang versi 8.1 sampai 9.2 dinamai Mandrake Linux.

Mandriva Linux

Mandriva Linux

Pada bulan Februari 2004, Mandrakesoft kalah dalam suatu kasus di pengadilan terhadap Hearst Corporation, pemilik King Features Syndicate. Hearst menuduh MandrakeSoft melanggar hak cipta karakter King Features bernama ‘Mandrake the Magician‘. Sebagai tindakan pencegahan, Mandrakesoft mengganti nama produknya dengan menghilangkan spasi antara merek dan nama produk serta mengubah huruf pertama dari nama produk menjadi huruf kecil, sehingga menjadi satu kata. Mulai dari versi 10.0, Mandrake Linux dikenal sebagai Mandrakelinux, demikian pula logonya.

Pada bulan April 2005 Mandrakesoft mengakuisisi Conectiva, sebuah perusahaan Brasil yang menghasilkan distribusi linux berbahasa Portugis (Brasil) dan Spanyol di Amerika Latin. Akibat akuisisi ini dan sengketa hukum dengan Hearst Corporation, Mandrakesoft mengumumkan nama perusahaan menjadi Mandriva, dan bahwa Mandriva Linux akan menjadi nama baru bagi produk-produknya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: