Mengenal pemrograman mikro kontroller 89S51 dan 89S52


Mikro kontroller adalah sebuah miniatur komputer yang bisa mengerjakan serangkaian program yang ada didalamnya. Berbeda dengan komputer yang mempunyai banyak periperal/komponen, mikrokontroller hanya memiliki beberapa port koneksi. Port koneksi ini merupakan port input/output (port I/O) sebagai jalur komunikasi mikrokontroller ke perangkat lain, misalnya display, memori, real time clock, sensor, dan masih banyak lagi perangkat yang bisa diintegrasikan dengan mikro kontroller.

Keterangan pin IC 89S51 dan IC 89S52

Keterangan pin IC 89S51 dan IC 89S52


Salah satu mikrokontroller yang simple dan cocok untuk belajar adalah IC 89S51/89S52 dari ATMEL. Mikrokontroller ini memiliki port I/O sejumlah 32 buah yang dikelompokkan menjadi 4 kelompok masing-masing 8 port. Kelompok port IC 89S51/89S52 yaitu port 1, port 2, port 3, dan port 4. Identifikasi nama port dengan menyebutkan nama kelompok port dan nomor urut port per kelompok.
Contoh penamaan port :
– Port 1.0, yaitu port 1 nomor urut 0 atau port 1 bit 0
– Port 2.5, yaitu port 2 nomor urut 5 atau port 2 bit 5
– Port 3.2, yaitu port 3 nomor urut 2 atau port 3 bit 2

Bentuk fisik IC 89S51 / IC 89S52 DIP 40PIN

Bentuk fisik IC 89S51 DIP 40PIN yang sering dipakai

Pemrograman IC 89S51/89S52
Tanpa sebuah program, mikrokontroller hanyalah sebuah IC biasa tanpa dapat melakukan pekerjaan atau bisa dikatakan belum dapat berfungsi. Program yang dimasukkan ke IC 89S51/89S52 berupa file HEX atau file BIN. File ini adalah hasil kompilasi dari software compiler 89S51/89S52.
Software compiler berfungsi menterjemahkan kode-kode program yang ditulis oleh seorang progammer menjadi file HEX atau file BIN. Software compiler ada bermacam macam, seperti :
– compiler assembler, adalah compiler untuk program bahasa assembly, seperti X8051
– compiler C, adalah compiler untuk program  bahasa c, contoh: Keil C, uc51
– compiler basic, adalah compiler untuk program bahasa basic, contoh: BASCOM

Downloader IC 89S51
Untukmentransfer file HEX atau BIN ke IC dibutuhkan sofware downloader. Contoh software downloader yang banyak dipakai adalah Isp 3.0 Programmer buatan Ashim Khan. Proses download file HEX atau BIN pada software ini menggunakan port paralel.

Skema downloader buatan Asim Khan

Contoh skema downloader buatan Asim Khan

Setelah file HEX berhasil didownload ke ROM IC 89S51/89S52, maka program yang dibuat sudah bisa dilihat hasilnya dan IC siap untuk digunakan. Untuk keperluan uji coba program bisa dipergunakan sebuah simulator, seperti pada software Proteus.
Untuk IC 89S52 memiliki memori program sebesar 8KB lebih besar dari IC 89S51 yang hanya memiliki 4KB memori. Dengan harga yang hanya selisih sekitar seribu dua ribu, maka lebih tepat bila kita menggunakan IC 89S52 sebagai pilihan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: