Membuat situs toko online dengan opencart


logo opencartOpencart adalah salah satu perangkat lunak pengatur isi sebuah website, atau pada bahasa inggrisnya disebut dengan Content Management System. Opencart termasuk dalam kelompok CMS untuk membuat toko online. Beberapa CMS toko online lainnya yaitu : Prestashop, E-Commerce, Zen Cart dan masih banyak lagi.

Opencart menjadi yang terbaik menurut saya karena ringan (jadi bukanya cepet, meski pada koneksi GPRS sekalipun) , support multibahasa, mudah digunakan dan yang lebih penting adalah support dari komunitas yang demikian lengkap, khususnya di indonesia.

Sejarah Opencart

Pada limswiki.org tercatat bahwa opencart pada awalnya adalah software yang dikembangkan oleh Christopher G. Mann seorang teknisi manager dan administrator web pada Walnut Creek CDROM dan The FreeBSD Mall. Pada rilis awal tanggal 28 Januari 1999, softwwre ini hanya diperuntukkan bagi Walnut Creek CDROM. Namun akhirnya Mann membuat rilis software dengan bahasa Perl pada tanggal 11 Mei 1999 dengan lisensi GPL.

Setelah sekian lama tidak terdengar pengembangannya, pada tahun 2005 seorang programmer inggris, Daniel Kerr mulai menangani proyek opencart, namun kali ini menggunakan bahasa PHP.  Pengembangan versi beta terus berlangsung sampai kahirnya muncul rilis stabil pada google code dengan kode rilis versi 1.1.1 pada 10 Februari 2009. Dan sejak saat itu perkembangan opencart terus naik dan sekarang saat ditulis artikel ini opencart sudah mencapai rilis 1.5.6.

Instalasi Opencart

File instalasi opencart dapat didownload secara gratis pada situs resmi opencart, disini. Syarat pendukung instalasi adalah Web Server (Apache), PHP 5 keatas, MySQL, dan Curl. Instalasi dapat dilakukan dengan mengikuti step-step halaman instalasi yang cukup simpel dan mudah dimengerti. detail instalasi akan dibahas di artikel selanjutnya.

Fitur Opencart

Beberapa fitur utama opencart adalah :

  • Kategori terbatas, produk, dan entri produsen
  • Ketersediaan template yang banyak
  • Mendukung multi bahasa dalam satu situs.
  • Ada manajemen gambar
  • Mendukung beberapa mata uang dan tarif pajak
  • Mendukung sistem kupon
  • Ada fasilitas review produk dan rating produk
  • Ada link untuk produk-produk terkait
  • Mendukung fitur download
  • PCI compliant
  • Optimasi mesin pencari (SEO)
  • Dilengkapi sistem backup dan restore
  • Tersedia halaman untuk membuat faktur dan pelaporan
  • Ada pencatatan error logging

Komunitas opencart

Selain beberapa fitur diatas, yang tidak kalah penting adalah adanya forum komunitas opencart yang siap membantu masalah-masalah yang ditemui saat penggunaan opencart. Untuk komunitas opencart indonesia bisa mengunjungi halaman opencart-id.com. Bagi yang mudeng bahasa inggris bisa mengunjungi forum opencart internasional di forum.opencart.com.

Jadi bagi yang mau coba-coba mengais rejeki melalui toko online, kiranya opencart bisa menjadi alternatif yang pas.

Screenshot Tampilan

opencart front

Halaman depan Toko Opencart

opencart admin

Halaman admin opencart

Advertisements

2 Responses to Membuat situs toko online dengan opencart

  1. Pingback: Cara Instal Opencart pada Web Hosting dengan Softaculous | Abi Sabrina

  2. opencart memang pilihan opensource ecommmerce yang terbaik saat ini selain harga modul modul dan theme murah dibanding prestashop, developernya cukup banyak di Indonesia.

    saya juga mengembangkan multisite ecommerce berbasis opencart mirip wpmu nya wordpress.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: