Mengapa android perlu di root ?


androidSaat ini android sudah mendominasi ponsel dan tablet. Android adalah sebuah sistem operasi berbasis linux. Linux sendiri adalah sebuah sistem operasi gratis buatan Linus Thorvalds, seorang programmer dari finlandia. Karena merupakan turunan dari linux maka android sedikit banyak pasti mirip dengan linux.

Apakah yang dimaksud dengan root pada android?

Dalam dunia linux istilah root sudah begitu familier. Root adalah akses tertinggi dalam sistem operasi linux. Bagi yang sudah menggunakan linux tentu saja mengetahui bahwa root atau superuser merupakan akses penting untuk melakukan beberapa hal yang berkaitan dengan penggunaan linux. Tanpa root kita tidak bisa masuk ke program-program tertentu atau ke settingan tertentu yang memerlukan akses root.

Superuser

Contoh icon Superuser

Jika perangkat android kita belum di root/superuser maka kita akan mengalami kendala saat melakukan sesuatu yang membutuhkan akses root/superuser. Artinya meski perangkat tersebut sudah kita beli namun disatu sisi belum sepenuhnya menjadi milik kita. Hal ini tentu sedikit banyak akan mengecewakan kita sebagai pemilik.

Mengapa android perlu diroot?

Perbedaan akses root antara komputer dan ponsel adalah dalam komputer kita bisa sewaktu-waktu masuk ke mode root/superuser lalu exit dan kembali menjadi user biasa. Namun tidak demikian pada ponsel atau tablet android yang tidak bisa masuk ke root/superuser karena memang secara default pabrik tidak disertakan akses root.

Dengan akses root kita dapat melakukan hal-hal lebih pada android kita seperti custom rom, instal aplikasi tertentu, oprek file sistem dan lain-lain yang dibatasi saat menggunakan user biasa.

ijin akses root

Contoh ijin akses root aplikasi Titanium Backup

Contoh aplikasi-aplikasi penting yang membutuhkan akses root:

1. Droidwall

Droidwall adalah aplikasi pengatur akses internet. Seperti diketahui bahwa salah satu kelemahan android adalah boros dalam penggunaan data internet. Hal ini karena adanya fitur update, sinkronisasi dan juga iklan tentunya. Sebagai contoh android pertama saya Samsung Galaxy Y duos GT-S6102 dalam kondisi standby sinyal HSDPA dalam satu hari bisa menghabiskan sekitar 10MB. Mengapa demikian?

Dalam kondisi standby, android masih menjalankan servis background yang membutuhkan akses internet tanpa kita sadari. Nah, dengan droidwall ini kita bisa memilih aplikasi mana saja yang diijinkan akses internet. Misalnya kita hanya membutuhkan Opera mini, Whatsapp, KakaoTalk dan We Chat saja maka hanya pada aplikasi tersebut kita centang lalu aktifkan rule droidwall.

Tanpa akses root kita tidak bisa menikmati aplikasi droidwall ini.

2.Titanium Backup

Titanium Backup adalah aplikasi untuk memback-up aplikasi. Biasanya hal ini dilakukan saat melakukan custom rom atau flashing rom. Saat menghapus data pada ROM, maka semua aplikasi didalamnya akan ikut terhapus dan kondisi android kembali seperti ke kondisi baru saat beli. Tentu saja kita perlu menginstal aplikasi lagi satu-persatu dan kembali membutuhkan biaya internet untuk konek ke playstore.

Dengan titanium backup kita dapat memback-up aplikasi ke dalam kartu memori lalu merestore kembali setiap saat tanpa harus konek ke playstore lagi. Tanpa akses root kita tidak mungkin menggunakan Titanium backup.

3.Root Explorer

Root Explorer adalah aplikasi file browser seperti aplikasi Windows Explorer pada windows. File browser biasa hanya mengijinkan kita mengakses file-file user yang ada pada folder user dan pada kartu memori. Dengan Root Explorer kita dapat mengakses file-file pada folder system. Mengapa perlu masuk ke folder system?

Kita perlu masuk ke folder system untuk melakukan beberapa hal seperti menghapus file log yang bertumpuk dan memakan memori internal. Kita juga perlu masuk ke folder sistem untuk keperluan tweaking (oprek) seperti edit file buildprop, proses deodex, ganti boot animation dan lain-lain.

Untuk bisa menggunakan Root Explorer kita harus mempunyai akses root.

4.Link2SD

Seperti namanya, Link2SD adalah adalah aplikasi untuk memindahkan file aplikasi ke dalam Micro SD Card/ kartu memori. Hal ini dilakukan pada ponsel dengan internal memori terbatas. Jadi aplikasi yang terinstal bisa dipindah ke dalam kartu memori.

Tanpa akses root, Link2SD tidak bisa digunakan

Hal-hal yang perlu diperhatikan setelah ponsel di root:

  1. Garansi pabrik akan hilang, namun hal ini bisa diakali dengan backup dan unroot.
  2. File sistem dalam kondisi bahaya jika dipegang oleh orang yang belum mengerti android.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: