Solusi masalah XAMPP di Linux


xampp-for-linuxXAMPP adalah aplikasi web server Apache yang terintegrasi dengan Mysql dan Phpmyadmin. Pada artikel sebelumnya kita mencoba instal aplikasi XAMPP di Linux. XAMPP di Linux dikenal dengan nama LAMPP, dimana huruf L merupakan singkatan dari Linux. Saya sendiri telah mencoba instal pada distro Linux mint dan telah menggunakannya selama sekitar 6 bulan ini sejak total beralih dari Windows ke Linux . Namun setelah sekitar 6 bulan menggunakan XAMPP akhirnya saya putuskan untuk uninstal dan menggantinya dengan aplikasi apache, php, mysql dan phpmyadmin dari repositori Ubuntu.

Pengalaman menggunakan XAMPP di Linux selama sekitar 6 bulan terdapat beberapa masalah berikut ini:

No Masalah yang muncul Kejadian Solusi
1 Kadang tidak bisa auto start Sering Start secara manual lewat terminal
2 Apache Server jalan tapi web tidak bisa dibuka 2 kali Hapus log dan repair file httpd.conf
3 SQL Server tidak bisa jalan 2 kali Pada kejadian pertama terpaksa instal ulang, dan pada kejadian kedua cukup dihapus log
4 Start dan Stop Apache Fail 1 kali Edit script lampp, hapus “> /dev/null 2>&1” lalu restart server

Melihat dari seringnya kejadian trobel yang menimpa XAMPP di Linux (meski di Windows memang baik-baik saja), muncul sebuah pemikiran untuk mencari alternatif pengganti XAMPP di Linux. Dan pada sebuah artikel di situs https://community.apachefriends.org saya menemukan sebuah tulisan dari user Nobbie seperti ini

The basic problem is, that you did not configure Apache correctly. Apache und Administration is not a toy and the start/stopp scripts are not “bullet proofed” against wrong configurations. It is an administration tool for administrators and not a user tool. Of course you might improve the start/stopp scrript (or simply avoid it – you are not forced to use it), but there is no need to improve these tiny tools for everybody, as administration is not a user toy.

Even if we are in the Xampp Board here, i do not recommend using Xampp on Linux systems. Ubuntu and all the other distributions are coming with their own implementation of Apache etc. and these are embedded into the system by far better than Xampp. They are integrated in the repositories of the distribution, they are checked and upgraded automatically, your are given the opportunity to run Apache, MySQL as daemons (or services) via /etc/init.d and so on. It simply fits into your distribution, whereas Xampp is a distribution within a distribution, which cannot be managed by the standard software installations tools of your distribution. This is really Ok for windows, but i dont like it for Linux.

Yang artinya kurang lebih seperti ini:

Masalah mendasar adalah, bahwa Anda tidak mengkonfigurasi Apache dengan benar. Apache und Administrasi bukan mainan dan awal / scripts stopp tidak “bulletproof” terhadap konfigurasi yang salah. Ini adalah alat administrasi untuk administrator, bukan alat pengguna. Tentu saja Anda mungkin meningkatkan scrript start / stopp (atau hanya menghindari itu – Anda tidak dipaksa untuk menggunakannya), tetapi tidak ada kebutuhan untuk meningkatkan alat-alat kecil untuk semua orang, karena administrasi bukan mainan friendly.

Bahkan jika kita berada dalam Dewan Xampp di sini, saya tidak merekomendasikan menggunakan Xampp pada sistem Linux. Ubuntu dan semua distro lain akan datang dengan implementasi sendiri Apache dll dan ini tertanam ke dalam sistem jauh lebih baik daripada Xampp. Mereka terintegrasi dalam repositori distribusi, mereka diperiksa dan upgrade otomatis, Anda diberi kesempatan untuk menjalankan Apache, MySQL sebagai daemon (atau jasa) melalui /etc/init.d dan sebagainya. Ini hanya cocok dengan distribusi Anda, sedangkan Xampp adalah distribusi dalam distribusi, yang tidak dapat dikelola oleh standar instalasi software alat distribusi Anda. Ini benar-benar Ok untuk windows, tapi aku tidak seperti itu untuk Linux.

Kesimpulan dari ungkapan diatas adalah beliau menganggap XAMPP tidak tepat untuk diaplikasikan di Linux. Hal ini karena pada Linux khususnya Ubuntu dan turunannya sudah mempunya aplikasi apache, php, mysql dan phpmyadmin dalam repositori mereka sendiri. Sehingga jika menjalankan XAMPP maka akan terjadi seolah menjalankan distribusi di dalam distribusi.

Dan berikut ini langkah-langkah mengganti XAMPP dengan aplikasi apache, php, mysql dan phpmyadmin dari repositori Ubuntu :

  1. Backup semua database dengan cara masuk ke phpmyadmin lalu export sql.
  2. Backup script php pada folder htdocs.
  3. Uninstal XAMPP dengan cara

    cd /opt/lampp
    sudo ./uninstall

  4. Instal apache server, php, mysql dan phpmyadmin dengan perintah berikut ini

    sudo apt-get install apache2 php5 mysql-server phpmyadmin

  5. Setelah proses instal lanjutkan dengan konfigurasi user dan password mysql
  6. Konfigurasi phpmyadmin dengan perintah berikut ini lalu pilih apache2:

    sudo dpkg-reconfigure -plow phpmyadmin

  7. Seting max upload file dengan mengedit file php.ini pada direktori /etc/php5/apache2 lalu ganti nilai upload_max_filesize 2M dengan nilai yang kita butuhkan, misal 16M lalu ganti juga nilai post_max_size dari 8M menjadi 16M
  8. Ubah permission file pada folder /usr/www menjadi 777 dengan perintah berikut ini

    sudo chmod -R 777 /var/www

  9. Restart server dengan perintah berikut ini:

    /etc/init.d/apache2 restart

  10. Cek apache server dengan cara buka browser lalu ketik localhost, jika benar akan tampil seperti ini:localhost
  11. Cek phpmyadmin dengan mengetik localhost/phpmyadmin pada browser.
Advertisements

2 Responses to Solusi masalah XAMPP di Linux

  1. fhardian says:

    “Edit script lampp, hapus “> /dev/null 2>&1” lalu restart server” caranya gimana?

  2. fhardian says:

    “Edit script lampp, hapus “> /dev/null 2>&1” lalu restart server” langkah langkah nya gimana ya??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: